Dari Indonesia ke 🇰🇷 Korea Selatan

Relokasi hewan peliharaan dari Indonesia ke Korea Selatan

Rute ini untuk anjing dan kucing pribadi yang dibawa ke pemeriksaan karantina impor saat tiba. Otoritas karantina Korea memeriksa setiap hewan dan berkasnya di pintu masuk. Pelancong yang membawa sepuluh hewan atau lebih perlu mengajukan pemberitahuan awal dan mendapat persetujuan fasilitas; perpindahan komersial atau pengalihan kepemilikan dapat mengikuti aturan berbeda.

Status rute Dapat dilakukan dengan mikrochip, titer, dan sertifikat pemerintah

Untuk hewan di atas 90 hari dari Indonesia, panduan Korea meminta sertifikat resmi dengan hasil antibodi rabies yang memenuhi syarat.

Fakta aturan diperiksa: . Konfirmasi aturan kepada otoritas sebelum mengatur perjalanan.

Siapa yang dapat membawa hewan peliharaan?

Rute ini untuk anjing dan kucing pribadi yang dibawa ke pemeriksaan karantina impor saat tiba. Otoritas karantina Korea memeriksa setiap hewan dan berkasnya di pintu masuk. Pelancong yang membawa sepuluh hewan atau lebih perlu mengajukan pemberitahuan awal dan mendapat persetujuan fasilitas; perpindahan komersial atau pengalihan kepemilikan dapat mengikuti aturan berbeda.

Mikrochip

Sertifikat karantina resmi harus mencantumkan nomor mikrochip hewan. Pastikan chip dapat dipindai dan nomor pada sertifikat, catatan dokter hewan, serta dokumen transportasi sama sebelum berkas disahkan otoritas Indonesia.

Vaksinasi rabies

Pastikan vaksin rabies hewan masih berlaku dan tercatat. Catatan vaksin perlu mengidentifikasi hewan serta menunjukkan tanggal dan produk vaksin. Panduan kedutaan Korea menyebut hewan di bawah 90 hari atau dari negara bebas rabies mungkin dikecualikan dari tes titer; Indonesia tidak termasuk pengecualian yang disebutkan.

Tes titer rabies

Untuk anjing atau kucing berusia di atas 90 hari dari Indonesia, siapkan tes antibodi penetral rabies dengan hasil sekurangnya 0,5 IU/ml dari laboratorium yang diterima. Hasil harus dicantumkan pada sertifikat karantina pemerintah. Pastikan masa berlaku sampel dan jadwal tes kepada APQA sebelum pemeriksaan.

Izin impor

Panduan APQA/kedutaan bagi wisatawan tidak menyebut izin impor rutin terpisah untuk sedikit hewan pribadi. Sertifikat karantina resmi dari negara ekspor menjadi dokumen utama. Tanyakan kepada APQA jika hewan termasuk ras khusus, impor komersial, jumlah banyak, atau dikirim sebagai kargo.

Dokumen pemerintah

Dapatkan sertifikat karantina/kesehatan resmi Indonesia yang mencantumkan nomor mikrochip, umur hewan, dan hasil antibodi rabies jika diwajibkan. Bawa catatan vaksin dan titer, identitas pemilik, detail penerbangan, serta sertifikat asli yang telah disahkan. APQA memeriksa dokumen sebelum clearance pabean. Secara terpisah, saat hewan benar-benar keluar dari Indonesia, Barantin meminta rencana ekspor dilaporkan melalui PTK Online, disertai dokumen veteriner yang dipersyaratkan negara tujuan, catatan vaksin, dan untuk anjing/kucing hasil titer rabies protektif. Hewan kemudian diperiksa di tempat pengeluaran resmi; Animal Health Certificate diterbitkan jika persyaratan terpenuhi. Jika jalur akhirnya berangkat dari negara ketiga, gunakan sertifikat ekspor dari negara tersebut.

Karantina dan pemeriksaan

Jika dokumen dan mikrochip memenuhi syarat, hewan umumnya dapat dilepas setelah pemeriksaan kedatangan. Jika chip hilang atau tidak terbaca, atau bukti titer tidak ada atau kurang, karantina dapat berlanjut sampai masalah diperbaiki. Pastikan biaya dan jam pemeriksaan terbaru kepada bandara kedatangan.

Persyaratan maskapai

Pastikan apakah hewan bepergian sebagai kargo atau bagasi pendamping dan pesan layanan hewan kepada maskapai yang beroperasi. Kirim sertifikat yang telah disahkan serta rencana penerbangan kepada maskapai lebih awal, lalu konfirmasi lokasi dan prosedur pemeriksaan APQA di bandara tujuan.

Kandang perjalanan

Maskapai menentukan kandang, ukuran, dan cara penanganan yang diterima. Gunakan kandang aman dengan ventilasi dan ruang agar hewan dapat berdiri, berputar, dan berbaring dengan nyaman. Dapatkan persetujuan tertulis untuk semua segmen, terutama transit dan pembatasan suhu musiman.

Perkiraan waktu

Sertifikat pemerintah, catatan vaksin, hasil lab titer, dan pemesanan maskapai harus siap bersamaan. Panduan wisatawan APQA tidak menetapkan satu waktu proses untuk semua hewan Indonesia; sisihkan waktu bagi laboratorium resmi dan kantor karantina untuk menerbitkan serta mengesahkan dokumen.

Faktor biaya

Anggarkan perawatan dokter hewan, vaksin rabies, tes titer yang diterima, pemeriksaan dan sertifikat pemerintah Indonesia, kargo udara, kandang, penanganan, serta karantina tambahan bila dokumen gagal diperiksa. Tanyakan biaya pemeriksaan atau penahanan terbaru kepada kantor karantina bandara.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah kucing atau anjing dari Indonesia wajib tes titer?

Panduan Korea mengecualikan hewan di bawah 90 hari dan yang berasal dari negara bebas rabies. Untuk hewan lebih tua dari Indonesia, siapkan hasil minimal 0,5 IU/ml dan konfirmasi detailnya kepada APQA.

Sertifikat apa yang dibutuhkan petugas Korea?

Sertifikat karantina resmi dari otoritas veteriner Indonesia yang mencantumkan nomor mikrochip dan hasil titer yang memenuhi syarat bila berlaku.

Apakah hewan akan dikarantina saat tiba?

Hewan yang patuh dapat dilepas setelah pemeriksaan. Identitas atau bukti titer yang kurang dapat memperpanjang karantina sampai masalah diselesaikan.

Sumber resmi

Ditinjau terakhir berdasarkan sumber resmi: 24 Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; periksa kembali sebelum memulai persiapan.

Langkah berikutnya

Minta PTI menilai rute Anda

Sertakan kota keberangkatan, spesies, ras, umur, status mikrochip, dan perkiraan tanggal pindah agar pemeriksaan awal lebih terarah.

Tanyakan lewat WhatsApp

Lihat semua tujuan dari Indonesia