Dari Indonesia ke 🇸🇬 Singapura

Relokasi hewan peliharaan dari Indonesia ke Singapura

Jalur ini berlaku untuk kucing dan anjing peliharaan yang memenuhi aturan AVS. Periksa larangan ras lebih dulu: beberapa ras anjing dan persilangannya tidak boleh masuk Singapura. Hanya satu anjing dari kategori ras tertentu yang dapat diimpor dalam batas kuota hewan. Pemilik juga harus mengurus lisensi hewan sebelum mengajukan izin impor.

Status rute Dapat dilakukan dengan izin dan pemesanan karantina

Indonesia termasuk Schedule III. AVS mewajibkan lisensi terlebih dahulu, serologi rabies yang memenuhi syarat, dan karantina terpesan minimal 30 hari.

Fakta aturan diperiksa: . Konfirmasi aturan kepada otoritas sebelum mengatur perjalanan.

Siapa yang dapat membawa hewan peliharaan?

Jalur ini berlaku untuk kucing dan anjing peliharaan yang memenuhi aturan AVS. Periksa larangan ras lebih dulu: beberapa ras anjing dan persilangannya tidak boleh masuk Singapura. Hanya satu anjing dari kategori ras tertentu yang dapat diimpor dalam batas kuota hewan. Pemilik juga harus mengurus lisensi hewan sebelum mengajukan izin impor.

Mikrochip

Anjing atau kucing wajib memiliki mikrochip sesuai standar ISO. Pastikan chip dapat dibaca dan nomornya konsisten di buku veteriner, catatan vaksin, hasil laboratorium rabies, izin, dan sertifikat kesehatan ekspor.

Vaksinasi rabies

Vaksin rabies primer yang berlaku atau booster yang belum kedaluwarsa harus menggunakan vaksin yang diterima AVS. Saat menerima vaksin primer, hewan harus berusia sekurangnya 12 minggu. Simpan nama vaksin, produsen, nomor batch, dan masa berlakunya.

Tes titer rabies

Indonesia termasuk sumber Schedule III. AVS meminta pengambilan sampel darah setidaknya 28 hari setelah vaksin rabies yang sah dan 90 hari sampai maksimal 12 bulan sebelum ekspor. Sampel harus diperiksa di laboratorium rujukan rabies WOAH atau laboratorium lain yang diizinkan dalam ketentuan AVS; hasilnya harus memenuhi ambang yang ditentukan.

Izin impor

Urus lisensi kucing atau anjing terlebih dahulu, kemudian izin impor AVS dan pemesanan tempat di Animal Quarantine Centre melalui Quarantine Management System. Izin, tanggal karantina, dan tanggal penerbangan harus sesuai. AVS mewajibkan agen hewan yang diakui untuk proses clearance impor hewan peliharaan pribadi di CAPQ.

Dokumen pemerintah

Siapkan izin impor AVS, lisensi hewan, catatan mikrochip dan vaksin, hasil asli tes serologi rabies, sertifikat kesehatan veteriner resmi Indonesia dengan format Schedule III yang tepat, serta detail penerbangan atau air waybill. AVS dapat meminta pernyataan tambahan sesuai hewan dan rencana perjalanan. Secara terpisah, saat hewan benar-benar keluar dari Indonesia, Barantin meminta rencana ekspor dilaporkan melalui PTK Online, disertai dokumen veteriner yang dipersyaratkan negara tujuan, catatan vaksin, dan untuk anjing/kucing hasil titer rabies protektif. Hewan kemudian diperiksa di tempat pengeluaran resmi; Animal Health Certificate diterbitkan jika persyaratan terpenuhi. Jika jalur akhirnya berangkat dari negara ketiga, gunakan sertifikat ekspor dari negara tersebut.

Karantina dan pemeriksaan

Kedatangan dari Schedule III wajib menjalani karantina setelah tiba setidaknya 30 hari di Animal Quarantine Centre Singapura. Tempat karantina harus dipesan sebelum impor. AVS juga menyatakan hewan dari Schedule III akan divaksin rabies saat tiba; masukkan biaya fasilitas dan penanganan ke dalam rencana.

Persyaratan maskapai

Pastikan kepada maskapai yang mengoperasikan penerbangan apakah hewan harus dikirim sebagai kargo tercatat atau layanan lain yang diterima. Waktu kedatangan di CAPQ perlu dikoordinasikan dengan clearance AVS. Hindari penerbangan di luar jam penerimaan tanpa konfirmasi penanganan.

Kandang perjalanan

Kandang harus sesuai aturan kargo hewan maskapai dan batas ukuran pesawat, serta memberi ruang agar hewan berdiri, berputar, dan berbaring. Minta maskapai atau agen memeriksa ukuran, ventilasi, dan sistem air sebelum tiket diterbitkan.

Perkiraan waktu

Sampel titer baru dapat diambil 28 hari setelah vaksinasi, kemudian ekspor harus menunggu hingga setidaknya 90 hari sejak pengambilan sampel. Selain itu dibutuhkan izin, lisensi, slot karantina 30 hari, serta ruang kargo. Rencanakan beberapa bulan sebelumnya dan periksa jadwal AVS terbaru sebelum menetapkan tanggal.

Faktor biaya

Komponen utama biaya meliputi vaksin dan tes serologi dokter hewan, dokumen ekspor resmi, biaya izin dan pemeriksaan AVS, karantina minimal 30 hari, penanganan agen, kargo udara, kandang, layanan bandara, dan penjemputan. AVS dapat mengubah tarif; gunakan jadwal terbaru saat menyusun anggaran.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa lama karantina dari Indonesia?

Kedatangan Schedule III menjalani karantina sekurangnya 30 hari di Animal Quarantine Centre. Pesan tempat sebelum hewan berangkat.

Kapan sampel darah rabies bisa diambil?

Setidaknya 28 hari setelah vaksin rabies yang sah. Tanggal pengambilan juga harus 90 hari hingga 12 bulan sebelum ekspor, di laboratorium yang diterima AVS.

Apakah semua ras bisa masuk Singapura?

Tidak. AVS mencantumkan ras anjing dan persilangan yang dilarang. Periksa daftar itu sebelum memulai vaksinasi, tes laboratorium, atau pemesanan.

Sumber resmi

Ditinjau terakhir berdasarkan sumber resmi: 24 Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; periksa kembali sebelum memulai persiapan.

Langkah berikutnya

Minta PTI menilai rute Anda

Sertakan kota keberangkatan, spesies, ras, umur, status mikrochip, dan perkiraan tanggal pindah agar pemeriksaan awal lebih terarah.

Tanyakan lewat WhatsApp

Lihat semua tujuan dari Indonesia